Menu Tutup

Jejak digital itu kejam, segera singkirkan perangkatmu sekarang

Tak bisa di pungkiri bahwa betapa pesatnya perkembangan teknologi di 10 tahun terakhir ini khususnya dunia digital dan internet. Kita harus ingat jejak digital yang kita torehkan tersimpan abadi

Seiring dengan itu pasti diiringi dampak positif dan negatif dari sebuah teknologi. Tetapi semua tentunya tergantung dari bagaimana kita menggunakan dan memanfaatkanya.

Dari sisi positif misalnya, kita bisa dengan mudah terhubung dengan siapa saja dimanapun berada. Kita bisa bertransaksi,interaksi,bisnis, belanja dan lain lain tanpa harus keluar dari kamar.

Tetapi dari sisi negatifnya juga banyak. Digunakan untuk aksi kejahatan, propaganda hoax, fitnah dan lain lain dengan mudah.

Sayangnya di balik semua itu, tidak semua orang memahami apa sebenarnya yang terjadi dengan dunia internet. Begitu pula dengan saya sendiri.

Hingga tidak sedikit orang melakukan hal hal negatif menggunakan media internet baik melaui situs situs, media sosial maupun yang lainya.

Seakan apa yang di lakukan di dunia internet tidak di ketahui oleh orang lain sehingga endingnya menjadi boomerang yang bukan hanya merugikan orang lain, tapi juga merugikan diri sendiri.

Jika saya berlogika dengan pemahaman dibawah 0%, sebenarnya kita " ditelanjangi" oleh hingar bingarnya dunia digital dan internet. Hanya saja memang tidak semua orang menyadarinya.

Sebenarnya sejak kita terkontaminasi oleh internet, kita tidak bisa lagi bersembunyi di sudut dunia manapun. Mengapa bisa?

Contoh sederhana saja, ketika kita sedang minum di sebuah cafe, tiba tiba smartphone kita berbunyi. Ketika di buka, ternyata hanya sebuah notifikasi dari sebuah media sosial.

"Tampaknya anda sedang berada di Cafe A bla bla bla..sediakan payung mungkin sore ini akan hujan..."

Ketika kita pindah tempat sampai ratusan kilometer, kita mendapat pesan serupa, sesuai lokasi dimana kita berada saat itu. Tak ada tempat yang aman.

Memang.. mudah saja kita menonaktifkan GPS. Tetapi jejak kita tetap ada tersimpan "abadi" dan bisa di telusuri kapan saja jika di butuhkan.

Apalagi jika adalam bentuk tulisan, gambar, video dan apapun yang nyata telah kita torehkan di kertas digital.

Apakah chat rahasia "aman"? inbok, group tertutup,group rahasia, bahkan hapus akun itu " aman"? Sekali lagi, aman dari tetangga sebelah.

Tetapi "telanjang" dimata mereka karena jejak digital tersimpan rapat di ribuan server dan bisa di telusuri kapan saja.

Di dunia internet, ada jutaan server yang saling terhubung. Buktinya hanya dalam satu klik kita bisa berpindah dari media satu ke media yang lainya.

Contoh lain, ketika saya membuat post di satu blog, dengan sekali klik tulisan saya menyebar ke fanspage FB, instagram, twitter, linkedin, G+, tumblr, pinterest, vk, telegram dll. Dan kalau mau bisa saja terhubung dengan ratusan media sosial lainya.

Hal ini membuktikan bahwa dunia internet saling terkait dan masing masing perusahaan digital memiliki server yang dimana setiap gerak kita membuat jejak yang disimpan di server bersangkutan.

Sudah beberapa kali terjadi kebocoran data user pada media sosial Facebook. Hingga imbasnya hampir semua perusahaan raksasa digital seperti Google, Yahoo, Twitter dan media lainya drop diatas 50% karena alasan kepercayaan.

Bahkan menurut kabar, kemenangan Donald Trump juga di pengaruhi oleh kebocoran data pengguna yang di manfaatkan oleh sekelompok orang untuk kepentingan politik.

Hingga belakangan sampai sekarang bahkan mungkin sampai beberapa bulan kedepan hampir semua perusahaan digital memperbarui system keamanan, kebijakan, aturan dan lain lainya yang cukup njlimet untuk kita pahami

Hal ini tentu saja dilakukan untuk keamanan semua data pengguna di seluruh dunia. Dimana semua perusahaan digital juga memiliki tanggung jawab besar terhadap data data penggunanya.

Kalau para pegawai perusahaan digital, itu sih sudah lumrah memiliki akses penuh ke semua akun kita. Dan saya sudah membuktikanya.

Baca Juga:

Beberapa waktu lalu, saya menggunakan jasa periklanan Google. Pas kebetulan ada bonus tambahan jadi saya memanfaatkanya.

Ketika terjadi satu masalah pada iklan yang di buat, saya berkomunikasi dengan para pegawainya. Hingga ketika saya malas membuat settingan saya di tawarin oleh pegawai Google Adwords

"kalau mau, dibuatkan yang intinya kurang lebih seperti itu". Saya pun setuju.

Dan benar saja tak berapa lama iklan langsung tayang. Itu bukti akun kita bisa di akses oleh para pegawainya. Dan itu wajar saja. Berbeda jika bisa di akes oleh orang lain untuk kepentingan tertentu.

Sebenarnya apa yang ingin saya sampaikan disini tentang jejak digital?

Tulisan di atas adalah sebuah gambaran kecil tentang bagaimana sebuah internet bisa bekerja, saling terhubung dan beberapa efek positif negatifnya.

Yang ingin saya sampaikan sebenarnya adalah bagaimana kita bersama sama menggunakan dan memanfaatkan media internet dengan sebaik baiknya. Karena kita tidak bisa bersembunyi.

Bukan saya sedang menggurui, tetapi bagaimana kita lebih menyadari bahwa jejak jejak kita di dunia internet itu "abadi".

Jika terjadi sesuatu atau masalah dengan kita, dengan sangat mudah kita akan di temukan. Hari ini kita bicara atau menulis sesuatu yang dianggap melanggar UU ITE, hari itu juga kita bisa di temukan dan di giring oleh yang berwajib.

Lihat sudah puluhan kasus di FB, yang mereka anggap sepele, bercanda, iseng dan lain lain namun faktanya melanggar UU ITE. Dengan mudah di ciduk oleh aparat.

Ini membuktikan bahwa masih banyak orang yang belum memahami bagaimana perangkat Digital itu bekerja dan saling terhubung dengan berbagai kecanggihanya.

Mereka seakan akan merasa aman dan bebas tidak di ketahui orang lain hanya karena menggunakan nama maupun ID palsu.

Ini yang harus kita pahami bersama. Jejak digital itu tidak bisa kita hilangkan dengan cara apapun kecuali oleh internalnya.

"Hukum Digital" itu lebih pasti, lebih tepat, tidak bisa ditipu, tidak bisa dimanipulasi dan tidak bisa di suap.

Berbeda dengan hukum dunia nyata yang masih bisa saja dimanipulasi dengan uang suap pada oknum oknum tertentu.

Ya itulah sekelumit cacing kepanasan yang mudah mudahan bisa membuat orang ngantuk untuk membacanya.

Rating

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.