Menu Tutup

Aku dan mainan sederhana ala 90an

Mas Kepoh Ngacapruk. (udah biasa kalau kehabisan paramex). Aku dan mainan sederhana ala 90an

Jika sudah begini,kejenuhan menghampiri tanpa kompromi... entah apalagi yang bisa kulakukan untuk menghibur diri...

Secangkir kopi...dan ocehan kecil bernada datar yang jadikan solusi buat nambah semakin cemang cemongnya facebook ku...

Beberapa hari yang lalu, heboh di media sosial tenteng beredarnya video geng motor di kawasan lenteng Jakarta. Kurang tau persis benar atau tidaknya video tersebut,yang pasti tampak aksi kebrutalan mereka kepada para pengguna jalan.

Ngomong ngomong soal geng motor,kita juga dulu berpengalaman di tahun 90an,dengan bermacam aksi aksi di jalanan,namun saat itu kita lebih asik,kocak,menyenangkan ketika adu balap di jalan umum... terutama jalan menurun.

Lebih dari 25 tahun yang lalu aku dan mungkin kita kita pernah mengklaim kalau kita genersai pertama pemilik motor tanpa bahan bakar.

Tanpa teknologi dan tanpa perlu membeli.Hmmm... mengalahkan motor motor jaman sekarang rupanya...
Sayangnya tidak ada vendor yang berminat memproduksi secara massal... alasanya sudah pasti gak bakal laku di pasaran...

Sehingga motor motor tanpa bahan bakar tersebut punah...dan memang tidak perlu di lestarikan,namun selalu dalam ingatan.

Nah dulu...Ketika seruan kepada geng motor harus berkumpul,ya ngumpul tanpa ada yang bisa menghalang halangi lagi. Dengan berbekal botol keci, dan beberapa helai daun untuk "jimat" kecepatan, tanpa hiraukan orang lain, ya sudah...jalan umum menjadi ajang balap liar... sekali lagi terutama di jalan yang menurun.

Sebelum balap di mulai,ada sedikit persiapan tentu lebih sederhana di banding dengan Motogp. Cukup daun jimat yang sedah di persiapkan sebelumnya kita tumbuk,kasih sedikit air dan masukan ke botol kecil.

Sedikit demi sedikit airnya kita teteskan ke as roda motor motor kita. Dan balapan pun siap di mulai... Start pada puncak jalan yang menurun, dan motorpun melaju setelah hitung mundur berakhir...

Disinilah letak keasyikan geng motor kita dahulu,ketika kecelakaan kecelakaaan konyol itu sudah mulai terjadi. Ada yang terguling,ada yang nabrak pinggiran jalan,ada yang saling bertabrakan bahkan ada yang motornya patah menjadi 2 bagian

Tawa lepas...teriakan bebas...menghiasi hari hari kita ketika itu... Nyaris tak ada pemenang... tak ada hadiah...hanya ada sesuatu yang bisa kita rasakan,tanpa beban... tanpa banya pikiran...hanya ada celoteh kegembiraan...

Kemanakah masa itu?...masa yang selalu segar dalam ingatan....

Motor dengan kecepatan di bawah 50 km/jam,dan gak bisa nanjak,dan bisa dipastikan bakal mundur di tanjakan. Karena memang tanpa kopling,tanpa rem dan tanpa mesin.

Motor sederhana yang juga bisa buat berboncengan itu kita biasa buat sendiri dari bambu,roda dari batang pohon kelapa dan stang dari kayu.Kemudian kita buat sedemikian rupa sehingga berbetuk seperti motor yang juga bisa di naikin dan bisa belok kanan kiri

Untuk mulai menggunakanya,kita harus mendorong mencari jalan yang menurun lalu kita start di puncaknya...

Gambar di atas adalah bentuk permainan anak 90an di kampungku. Dan aku sangat yakin kalau mainan motor motoran yang terbuat dari bambu dan pohon kelapa hanya ada di tempatku.

Atau di tempatmu juga ada yang seperti gambar di atas? Aku nggak yakin.

Salam damai... salam anak anak 90an...Salam 90 menjelang generasi millenium...

Rating

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

cerita cinta

Punya uneg uneg tentang Cintamu? Yuk berbagi disini tentang cerita kisah cintamu. Tuliskan cerita dan pengalaman perjalanan cintamu yang tak terlupakan, kisah cinta yang mengharukan, ataupun kisah cintamu yang paling gokil

Caranya mudah:

Kamu bisa menulis langsung di blog ini

     

Mengirimkan tulisan lewat email

info@dunia1001.net

Kita tidak tahu kapan kekasih sejati itu datang...Tapi orang bilang kalau jodoh itu adalah sesuatu yang bisa datang tanpa disengaja